Spread the love

Perduli Terhadap Sesama

Bacaan Alkitab : Kejadian 14:1-16

Oleh : Dr. Pujiono, M.Pd.K.

Meskipun tempat yang didiami Lot sangat subur, namun daerah itu tidak aman karena rawan konflik dan peperangan. Dan itulah gejolak yang terjadi, gejolak politik didaerah tersebut pecah. Beberapa raja yang takluk di bawah kekuasaan Kedorlaomer selama 12 tahun bermufakat untuk mengadakan pemberontakan. Peperangan terjadi dimana-mana. Raja Sodom dan Gomora kalah perang. Karena itu, seluruh rakyatnya ditawan. Lot pun ditawan dan hartanya dirampas. Saat Abram mendengar kabar buruk tentang Lot, ia pun mengangkat senjata untuk membebaskan keponakan beserta keluarganya, dan juga harta bendanya.

Tindakan Abram menunjukan kasihnya yang besar kepada Lot. Walaupun Lot pernah berselisih dengan pamannya soal lahan untuk makanan ternak, namun Abram tetap peduli untuk nasib keponakannya. Untuk menyelamatkan Lot, Abram mengerahkan segala daya yang dimilikinya. Abram menyiapkan tiga ratus delapan belas pasukan terlatih yang siap tempur. Pasukan ini adalah orang-orang lahir dan menjadi dewasa di rumah Abram. Pernyataan ini memperlihatkan adanya kedekatan relasional antara Abram dan pasukannya. Tidak perlu diragukan lagi bahwa mereka sangat setia kepada tuan mereka, Abram.

Perduli Membuat Lebih Harmonis

Selama ini kita hanya melihat figure Abram sebagai pedagang. Tetapi, siapa pernah menyangka bahwa seorang pedagang bersama tiga ratus delapan belas pasukan saja mampu mengalahkan kekuatan besar Kedorlaomer dan para sekutunya. Tentu saja kemenangan itu bukan milik Abram, melainkan milik Allah. Tanpa penyertaan Allah mustahil Abram dapat memenangkan peperanganĀ  tersebut. Berulang kali kita mendengar kata cinta muncul dalam kehidupan manusia. Tentu saja itu baik, namun belum cukup jika tidak diwujudkan dalam tindakan nyata. Karena itulah, kita dipanggil Allah untuk menerangi dunia yang berdosa ini. Tindakan itu mencerminkan keperdulian dan cinta kasih Allah kepada ciptaan-Nya agar mereka tidak binasa melainkan beroleh keselamatan.