Spread the love

Makin Dihambat Makin Merambat

Oleh : Paulus Setyo Pramono, M.Pd.K.

Bacaan Alkitab : Kisah Para Rasul 5:12-25

Allah tiada hentinya berkarya dengan kuasa-Nya dalam perluasan Injil dan perkembangan gereja-Nya. Hal itu tampak pada pertambahan jumlah pertobatan yang percaya kepada Yesus. Jika dilihat secara statistik angka pertumbuhan orang percaya sangat fantastis, dimulai dari tiga ribu orang menjadi lima ribu orang. Semua ini membukitkan kuasa Yesus tidak dapat dibendung oleh manusia. Di satu sisi, jemaat perdana mengalami kebangunan rohani, tetapi disisi lain kekuatan si jahat pun makin gencar melancarkan serangannya untuk menghambat laju tumbuh kerajaan Allah. Hal itu terlihat bagaimana para rasul sangat antusias dan semangat memberikan kesaksian tentang Kristus, namun pihak Mahkamah Agama juga berupaya keras melarang dan mengancam mereka.

Dalam Allah Semakin Berat Semakin Nikmat

Sekalipun dihambat, para rasul tetap gigih dalam pewartaan Injil Kristus. Bahkan keteladanan, kesaksian, dan cara hidup bersama membuat banyak orang menghormati mereka. Selain itu, Allah juga memperluas cakupan injil kepada orang-orang yang tinggal disekitar Yerusalem. Allah mengurapi dan memakai Petrus untuk penyembuhan. Banyak orang sakit, kerasukan roh jahat, dan sebagainya disembuhkan oleh Allah. Disadari atau tidak pengaruh Petrus semakin meluas dan hal itu membuat orang-orang yang berkuasa di Yerusalem iri hati. Mereka merasa terganggu karena pengaruh Petrus sudah mengusik popularitas dan menganggu wilayah kekuasaan mereka.

Pertolongan Allah Saat Hidup Terpojokan

Penguasa pun menangkap para rasul, namun Allah melepaskan dan memerintahkan para rasul itu untuk berani bersaksi tentang Kristus tanpa rasa taku. Perintah itu merupakan bentuk peneguhan tas pelayanan mereka. Dalam pelayanan terkadang kita mengalami hambatan, tantangan, dan ancaman. Tetapi iman kepada Yesus harus tetap tumbuh dan mekar. Ketaatan kita kepada Firman Allah Hendaknya menjadi kesaksian kepada dunia bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juru Selamat dunia.