Spread the love

Buletin STT Diakonos Bulan Oktober 2019

  1. Renungan : oleh Dr. FX. Jeffry Harimurti, M.Pd.K.

 Mengenal hati-Nya,

Melekat kehendak-Nya.

Yoh 15:15

Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku. Salam Sejahtera, dalam Tuhan Yesus Kristus junjungan kita yang ilahi. Sebagai orang percaya, kita harus bertumbuh menjadi serupa dengan Tuhan Yesus Kristus. Hal ini berarti kehidupan kekristenan kita seharusnya tidak hanya berhenti pada tahap percaya akan ketuhanan-Nya tetapi juga menerima ketuhanan-Nya. (Yoh 1:12)Percaya kepada ketuhanan-Nya berarti pertobatan teologi atau sistem kepercayaan kita, sedangkan menerima ketuhanan-Nya berarti pertobatan pribadi yang mengarah kepad pembaharuan karakter ilahi. Tuhan Yesus Kristus, juga menghendaki relasi yang lebih dekat lagi dengan murid-murid-Nya. Level relasi yang bertambah yang digambarkan perubahan dari hamba menjadi sahabat, ini menggambarkan keintiman. Perubahan relasi dari sekedar taat melakukan kepada kerelaan dan kerinduan melakukan.

Seorang hamba berarti harus taat, tidak perlu bertanya, menanti dengan sabar apa perintah tuannya. Sedangkan seorang sahabat bersifat proaktif, berinisiatif karena saling mengenal dengan baik. Inisiatif pelayanan seorang sahabat bisa terjadi jika kita mengenal hatinya dan melekat dengan kehendak-Nya. Mengenal isi hati-Nya berarti kita mengerti apa yang menjadi keinginan Tuhan kita, apa yang menjadi prioritas-Nya. Prioritas-Nya adalah priorotas kita. Melekat dengan kehendak-Nya berarti tujuan tertinggi hidup kita adalah menggenapi rencana-Nya. Agenda terbaik kita adalah memenuhi agenda-Nya. Banyak orang percaya yang merasa melayani Tuhan tetapi sesungguhnya hanya melayani agenda-agendanya sendiri, tujuan-tujuannya sendiri, bukan tujuan Tuhan. Yang dipuaskan dalam pelayanan model begini adalah diri sendiri, bukan Tuhan Yesus.

Di setiap zaman dibutuhkan anak-anak Allah yang melayani kehendak Tuhan. Bagaimana caranya kita mengenal hati-Nya dan melekat dengan kehendak-Nya? Yohanes 15:7 Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu. Tidak ada jalan pintas untuk pertumbuhan mengenal hati-Nya dan melekat dengan kehendak-Nya. Satu-satu-Nya jalan adalah terus menerus tinggal di dalam Yesus dan firman-Nya adalah prioritas utama hidup kita.

Info Kegiatan

Pelayanan Pujian Mahasiswa Diakonos

Pada tanggal 7-8 September 2019 paduan suara STT Diakonos Banyumas diundang untuk mengisi paduan suara di GKPS (Gereja Kristen Protestan Simalungun)  Resort Bandung, dan GPIB (Gereja Protestan Indonesia Barat) Bandung. Sebanyak 10 mahasiswa melayani mengisi paduan suara di gereja-gereja tersebut, dengan didampingi 4 dosen STT Diakonos. Di GKPS Resort Bandung paduan suara STT Diakonos mengisi di “Pesta Olob-olob 116 Tahun Injil di Tanah Simalungun Resort Bandung” yang di mulai pada pukul 08.00-13.00 WIB. Paduan Suara STT Diakonos mengisi 3 lagu dan tarian. Sejatinya perayaan Olob-olob tersebut juga menyelenggarakan lomba paduan suara dan tari-tarian. Salah satu yang menjadi juri paduan suara dalam Pesta Olob-olob GKPS Resort Bandung adalah bapak Damanik dosen musik STT Diakonos Banyumas. Sedangkan di GPIB Bandung mahasiswa STT Diakonos mengisi dua lagu dan tarian. GPIB Bandung sedang merayakan hari jadi sekolah minggu. Acara ini dimulai pukul 17.00-18.30 WIB. Menurut Lenisa salah satu perwakilan mahasiswa yang turut mengisi paduan suara STT Diakonos, “sangatlah menyenangkan bisa turut merasakan kegembiraan di kedua gereja tersebut. Terlebih terlibat dalam pelayanan paduan suara di kedua gereja itu. Selain itu di GKPS Resort Bandung, rombongan paduan suara STT Diakonos juga diajari tarian Simalungun, ini adalah suatu pengalaman yang baru bagi saya secara pribadi dan teman-teman mahasiswa STT Diakonos yang turut ambil bagian dalam pelayanan ini.  Berkat lain yang diterima adalah secara pribadi dapat melihat keindahan kota Bandung” imbuhnya.

Retreat guru-guru Pedidikan Agama Kristen (PAK)

Retreat guru-guru PAK diselenggarakan  STT Diakonos Banyumas bekerja sama dengan pelayanan toko “Roen” Purwokerto. Acara reatreat ini dilaksanakan sebagai wujud pengabdian STT Diakonos kepada masyarakat. Waktu pelaksanaan retreat ini pada tanggal 20-21 September 2019 di Hening Griya Baturaden. Tema yang diusung retreat ini adalah “Guru yang Memuridkan”, dengan tujuan menggerakkan guru-guru untuk tidak hanya memberikan pengajaran di dalam kelas saja. Tetapi lebih dari itu untuk membimbing, mengarahkan, dan mendampingi kerohanian peserta didik. Jumlah peserta dalam retreat ini sebanyak 17 guru-guru honorer PAK (SD, SMP, SMA) di daerah Banyumas dan sekitarnya. Acara retreat guru-guru PAK ini dilayani oleh Dr. FX. Jeffry Harimurti, M.Pd.K. (Ketua STT Diakonos Banyumas) dan Pdt. Andrimawan, M.Div. (Pendeta GKII Jakarta) dengan 4 sesi teori, 1 sesi praktek, dan 1 sesi presentasi. Menurut tanggapan salah satu peserta retreat, bapak Yohanes Eko menyampaikan bahwa “Acara tersebut baik untuk menambah wawasan guru-guru PAK tentang bagaimana menjadi seorang guru yang memuridkan. Selain itu, Eko menambahkan juga bahwa pembicara dari retreat guru-guru PAK sangat bagus dalam menyampaikan materi, sehingga peserta dapat memahami dengan baik. Kegiatan tersebut juga menambah kebersamaan antar guru-guru PAK honorer se-Banyumas, dan perlu diadakan kembali untuk menyegarkan kembali semangat guru-guru” pungkasnya.

Penandatanganan MoU STT Diakonos dengan STT Baptis Independen Indonesia Purworejo.

Memorandum of Understanding (MoU) ataupun kesepakatan bersama dilakukan STT Diakonos dengan STT BII Purworejo. Penandatanganan dilaksanakan pada Senin, 09 September 2019 bertempat di STT Diakonos Banyumas. Dari pihak STT Diakonos diwakili oleh Dr. FX. Jeffry Harimurti, M.Pd.K, selaku ketua STTD. STT BII Purworejo diwakili Suyono, M.Pd., selaku ketua STT BII Purworejo. Kedua pihak sepakat untuk mengadakan kerjasama mengenai Pengembangan Kerjasama Perguruan Tinggi, dalam meningkatkan bidang penunjang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Keduanya sepakat untuk mengadakan kerjasama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Program ini akan dilaksanakan baik di STTD Banyumas maupun di STT BII Purworejo yang waktunya akan ditentukan kemudian.

Kunjungan Mr. Sjouke Van der Meulen.

Sjouke Van der Meulen berasal dari Belanda Utara, provinsi Friesland. Sjouke adalah promotor dari Yayasan Pikulan Belanda untuk wilayah Banyumas. Sjouke menyatakan bahwa misi dari Yayasan Pikulan Belanda ingin membantu orang-orang yang tidak mampu untuk mendapatkan pendidikan baik dari jenjang SD, SMP, SMA, maupun Perguruan Tinggi.Selama satu minggu Sjouke tinggal di STT Diakonos Banyumas. Kegiatan yang Sjouke lakukan antara lain berkenalan dengan mahasiswa-mahasiswi STT Diakonos Banyumas, mengunjungi tempat tinggal staf dan dosen STT Diakonos, serta berkeliling daerah Banyumas untuk belajar kebudayaan serta melihat peninggalan-peninggalan Belanda.Berikut ini adalah petikan pesan yang disampaikan Sjouke van der Meulen kepada STT Diakonos:

“Mahasiswa STT Diakonos rata-rata adalah remaja dan anak muda. Kalian telah memilih suatu pilihan yang berharga dalam hidupmu, hidup dengan Allah, dengan Yesus. Itu tidak berarti bahwa hidupmu tidak memiliki masalah, tanpa kesakitan dll.  Mungkin semuanya benar, hidupmu dan hidupku menjadi lebih susah, karena kita memilih untuk mengikuti Yesus di jalan yang berbeda dan sempit. Tetapi apapun yang terjadi tetaplah di dalam Tuhan. Ada sebuah anecdot yang mungkin anda pernah dengar: Allah dan kamu sedang berjalan di sepanjang pantai. Ketika kamu melihat ke belakang, kamu hanya melihat sepasang jejak kaki di pasir. Itu adalah periode sulit dalam hidupmu. Kamu bertanya kepada Allah “Mengapa aku berjalan sendirian dalam periode yang sulit dalam hidupku? Kemudian Allah berkata kepadamu, anak-Ku, ketika hidupmu sulit ‘Aku menjagamu’. Kasih Allah, belas kasihan dan anugerah-Nya yang kita andalkan dari kita lahir sampai kita mati!

Dalam akhir kalimat saya. Raihlah bintang (meraih bintang-bintang; mimpi) tetapi jangan lupa untuk melihat, mendengarkan hatimu, dan firasatmu. Jaga rasa ingin tahumu, cobalah untuk membuka pemikiranmmu. Janganlah marah kepada dunia atau kepada Tuhan. Itu hanya akan membuat frustasi dan membuang banyak energi. Kita mengikut Yesus, jadi kita harus melakukan segala sesuatu sebaik mungkin. Dengan masalah yang ada dalam hidupmu,  cobalah gunakan panduan ini di dalam hidupmu: Apa yang Yesus akan lakukan?”

Tuhan memberkati, dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus. Amin.

 

Sjouke van der Meulen

Promotor proyek Talang Kasih Banyumas, yayasan Pikulan

 

 

Pelayanan Lapas Banyumas Oleh STT Diakonos

Pelayanan Lapas Banyumas di bulan September 2019 dilayani oleh Dr. Sutoyo, M.Pd.K., ketika pelayanan terakhir di bulan Agustus tercatat 6 orang yang dilayani. Namun, di bulan September terdapat dua orang yang dilayani. Dikarenakan salah satu orang dipindah, dan yang lainnya sudah dibebaskan. Dua orang yang dilayani satu pria, dan satunya wanita. Pelayanan yang dilakukan oleh Dr. Sutoyo, M.Pd.K., adalah khotbah, sharing, pujian, kesaksian, dan doa. Menurut Dr. Sutoyo, hal menarik yang dijumpai adalah ketika sesi sharing. “Wanita tersebut membagikan permasalahan berkaitan dengan  anaknya. Dimana anaknya tersebut membutuhkan bimbingan dan perhatian dari ibunya, sedangkan ibunya berada di dalam lembaga permasyarakatan”. Sungguh hal yang dilematis sehingga diperlukan penguatan dan motivasi bagi wanita ini. Sedangkan pria tersebut mensharingkan bahwa setiap orang memerlukan hikmat dalam menjalani kehidupannya. Pelaksanaan pelayanan  Lapas Banyumas dilaksanakan di ruang aula Lapas Banyumas. Dengan durasi waktu 90 menit. Pelayanan ini adalah sebuah bentuk pengabdian STT Diakonos Banyumas terhadap masyarakat.

Partisipasi STT Diakonos dalam “World Cleanup Day”

Pelaksanaan Hari Kebersihan Dunia (World Cleanup Day) di Kecamatan Kalibagor jatuh pada hari Sabtu, 21 September 2019. Acara yang dimulai pukul 06.00 WIB-selesai ini melibatkan beberapa instansi yang berada di kawasan kecamatan Kalibagor, antara lain: Polsek Kalibagor, Koramil Kalibagor, Kepala Dinas/instansi di Kalibagor, Perguruan Tinggi di Kalibagor, Para Kepala desa di kalibagor, SMK, SMP/MTs, dan SD di kawasan Kecamatan Kalibagor. Sekolah Tinggi Teologi Diakonos sebagai Perguruan Tinggi yang berada di kawasan Kecamatan Kalibagor turut berpartisipasi dalam kegiatan Hari Kebersihan Dunia ini. STT Diakonos mengirimkan 6 mahasiswa dan 1 staf di Hari Kebersihan Dunia yang di selenggarakan Kecamatan Kalibagor. Peringatan Hari Kebersihan Dunia ini diselenggarakan dengan melakukan kegiatan kebersihan jalan dan sungai di kawasan Kecamatan kalibagor. Ada 5 pembagian wilayah tugas dalam acara Hari Kebersihan Dunia ini. STT Diakonos tergabung di wilayah 4, yaitu membersihkan sepanjang jalan dari Bumi Perkemahan Kendalisada ke Selatan sampai batas Desa Wlahar Wetan dan Wlahar Kulon. Pukul 06.00 WIB para peserta  berkumpul di Pendopo Kecamatan Kalibagor untuk mendengarkan arahan dari Camat Kalibagor. Pukul 07.00 WIB peserta Hari Kebersihan Dunia memulai membersihkan sampah dan sungai di bagian wilayah tugas yang telah ditentukan kepada masing-masing instansi. Sampah-sampah yang telah terkumpul dimasukkan ke dalam karung/kandi/kantong plastik, kemudian diletakkan di pinggir jalan untuk diangkut truk sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Dr. FX. Jeffry Harimurti, M.Pd.K., menuturkan bahwa bentuk kegiatan Hari Kebersihan Dunia dengan membersihkan lingkungan sekitar sangtalah baik, beliau mewacanakan acara bersih-bersih lingkungan perlu diadakan sebulan sekali oleh STT Diakonos.

Rencana Kegiatan di Bulan Oktober

Rencana Kegiatan di Bulan Oktober

  1. Pelantikan ketua dan Dies Natalis ke-17 STT Diakonos pada 21 Oktober 2019
  2. Ujian Tengah Semester Semester Gasa14-18 Oktober 2019.
  3. Rencana kunjungan Ibu Helen Irawati dari Jakarta pada 9 November 2019.

Ucapan terima Kasih

  1. Terima kasih kepada Yayasan Pendidikan Philadelpia yang telah memberikan 9 exemplar buku “Fondasi Membangun dalam Iman”.
  2. Terima kasih kepada Sdri Tari di Jaya Pura yang telah memberikan snack bagi mahasiswa dan staf STT Diakonos.
  3. Terima kasih kepada PD. Efata Ministry yang telah memberikan bantuan uang sebesar Rp. 500.000; untuk pembelian beras asrama
  4. Terima kasih kepada GKI Purbalingga yang telah memberikan berkat beras, mie dll.

Hal-hal yang perlu didoakan

  1. Doakan persiapan Akreditasi Institusi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi STT Diakonos.
  2. Doakan persiapan Dies Natalis ke-17 STT Diakonos dan pelantikan Ketua STT Diakonos Banyumas.
  3. Doakan Ujian Tengah Semester mahasiswa STT Diakonos Banyumas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *