Spread the love

Buletin STT Diakonos September 2019

RENUNGAN

“Titik Balik”

Oleh Dr. FX. Jeffry Harimurti, M. Pd.K.

 Setiap manusia pernah mengalami pengalaman jatuh pada pengalaman yang menyakitkan, gagal dalam menjalani kehidupan. Ada orang yang bisa bangkit kembali, namun ada yang terus terjerumus dalam kehidupan yang gelap, yang walaupun dalam dirinya timbul kerinduan untuk mengalami perubahan, tetapi tidak menemukan momentum yang menjadi titik balik kehidupannya.

Tuhan Yesus mengajarkan bagaimana seseorang dapat mengalami titik balik yang mengubahkan kehidupannya. Dalam kisah Anak yang hilang kita dapat mempelajari bagimana anak bungsu yang hilang ini mengalami titik balik yang menjadi momentum perubahan yang radikal dalam kehidupan. Langkah sederhana yang membawa kepada perubahan yang radikal. Langkah sederhana apakah yang kemudian membawa anak bungsu yang terhilang ini mengalami pembaharuan yang radikal dalam hidupnya?

Pertama, kesadaran akan kebutuhan untuk perubahan, dan pertobatan dari jalan hidupnya yang salah. Perubahan dan pertobatan bagi si bungsu bukan berupa paksaan, tetapi kesadaran bahwa perubahan itu kebutuhannya dari dalam sendiri, bukan atas paksaan, atau demi orang lain (Luk 15:17-18). Kedua, kerelaan atau kesadaran untuk menerima resiko dalam mempertanggungjawabkan kesalahan. Disini si anak bungsu dengan rendah hati mengakui kesalahannya, tidak membela diri atau menyalahkan pihak lain. Ia telah mempersiapkan hati untuk menerima konsekwensi apapun dari bapanya, bahkan jika dicabut hak ke “anak” annya, dan di anggap orang lain sekalipun (Luk 15:18-19). Ketiga, melangkah untuk untuk mengambil tindakan pertobatan. Si bungsu bukan hanya sekedar ingin berubah, tetapi dia bertindak untuk berubah. Ia membuat langkah awal yaitu bangkit, meninggalkan status hidupnya yang lama, dan melangkah untuk kembali kepada bapanya (Luk: 15: 20).

Berkaca dari perumpamaan ini, seringkali kita manusia tidak menemukan momentum untuk mengalami titik balik perubahan kehidupan yang radikal karena kita tidak berani membuat ketetapan hati untuk melakukan langkah-langkah sederhana. Langkah-langkah sederhana di dalam Tuhan Yesus yang memimpin kepada pertobatan atau pembaharuan hidup akan menghasilkan perubahan yang radikal, yang melampaui apa yang sanggup kita bayangkan, karena Tuhan berkerja melakukan perkara besar didalamnya.

KEGIATAN STT DIAKONOS BANYUMAS

  1. Penempatan Mahasiswa Praktek Pelayanan Lapangan

Pada Tahun Ajaran 2019/2020 STT Diakonos menempatkan  16 mahasiswa Praktek Pelayanan Lapangan (PPL), baik Prodi Teologi maupun Prodi PAK. Program teologi sejumlah 10 mahasiswa, dan program PAK sejumlah 6 mahasiswa.

Praktek pelayanan lapangan ini dilaksanakan selama satu semester, dari bulan Juli 2019 – Desember 2019. Adapun daftar tempat praktek pelayanan lapangan Prodi Teologi adalah sebagai berikut:  Gereja Baptis Indonesia Bhaktimulyo Cilacap, GBI Segala Bangsa Banjarnegara, GSK Lampung, GKII Jakarta, GBI Haleluyah Banjarnegara, Menara Doa Kota Surabaya, GITJ Jambi, GPDI Rehobot Suro, GBI Karanganyar Kebumen, dan GBI Bhaktimulyo Dewa. Sedangkan untuk Prodi PAK, antara lain: SD Kristen Banyumas, SD Kristen Sokaraja, SD Terang Mulia, SMP N 1 Wai Jelu Sumba Timur, SD Kinau Kalumpang Mamuju, dan SMA N 1 Lolomatua Nias.

  1. Masa Pengenalan Kampus Mahasiswa Baru

Berdasarkan kalender akademik Sekolah Tinggi Teologi Diakonos Banyumas bahwa setiap tahun ajaran baru lembaga melakukan kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Mahasiswa yang telah lolos  tahap seleksi dari kegiatan PMB, maka mahasiswa baru tersebut harus melewati kegiatan Masa Pengenalan Kampus Mahasiswa Baru (MPKMB). Adapun tujuan dari kegiatan tersebut sebagai sarana pembentukan karakter, pendisiplinan, dan merubah pola pikir. Sehingga mahasiswa baru tersebut mampu menempatkan perannya sebagai seorang insan mandiri yang siap dibentuk menjadi hamba Tuhan dan pelayan Tuhan.

Kegiatan MPKMB dilaksanakan pada 13-15 Agustus 2019, bertempat di Kampus STT Diakonos Banyumas. Bentuk kegiatan yang dilakukan dalam MPKMB 2019 antara lain: Ibadah, seminar, kegiatan outdoor (PBB, kerja bakti, conection card, games, dan kreativitas). Tema yang di ambil dalam MPKMB 2019 adalah “Menjadi Hamba Tuhan yang Berkarakter Kristus untuk Melayani” (Yoh. 13:1-20).

Adapun jumlah peserta dalam MPKMB STT Diakonos 2019 adalah 9 peserta (7 mahasiswa baru, 2 mahasiswa semester III yang belum mengikuti MPKMB 2018). Sedangkan jumlah panitia MPKMB 2019 adalah 15 orang. Sedangkan pembicara seminar dan ibadah dalam kegiatan MPKMB ini adalah dosen dan staff STT Diakonos Banyumas.

 

  1. Ibadah Pembukaan Semester

Ibadah pembukaan semester gasal STT Diakonos Banyumas Tahun Akademik 2019/2020 dilaksanakan pada Jumat, 16 Agustus 2019 Pukul 10.00 WIB. Dihadiri oleh seluruh staf, dosen, dan seluruh mahasiswa-mahasiswi STT Diakonos Banyumas. Pembicara dalam ibadah pembukaan semester gasal adalah Pdt. Andreas Eko Gembala Sidang GSJA Purwokerto. Adapun tema dalam dalam khotbah ibadah pembukaan semester tersebut adalah “Menjadi Hamba Tuhan yang Berkarakter Kristus untuk Melayani”.

 

  1. Wisuda STT Diakonos Banyumas 2019

Sesuai dengan Surat Keputusan ketua Sekolah Tinggi Teologi Diakonos No. 08/Kep./STTD/VIII/2019 tentang wisuda sarjana ke-13. Pertama, mewisuda mereka yang dinyatakan lulus Program Pendidikan Sarjana pada Tahun Akademik 2018/2019 dalam acara Wisuda. Kedua, membenarkan mencantumkan gelar dan sebutan di belakang masing-masing nama yang dinyatakan lulus Pendidikan Program Sarjana.

Wisuda ke-13 STT Diakonos dilaksanakan pada Selasa, 27 Agustus 2019 bertempat di Gedung aula Santo Yusup Goa Maria Kaliori Kec. Kalibagor, Kab. Banyumas. Dengan mengusung tema “Urgensi Pendidikan Iman Kristen Berbasis Keluarga”, orasi ilmiah disampaikan oleh Dr. Sutoyo, M.Pd.K. Pada wisuda ke-13 ini, STT Diakonos mewisuda 19 wisudawan/wisudawati. Terdiri dari 15 orang wisuda sarjana Pendidikan Agama Kristen, dan 4 orang wisuda sarjana Teologi.

  1. Perkuliahan Awal STT Diakonos Banyumas

Perkuliahan reguler Prodi PAK dan Teologi semester gasal tahun akademik 2019/2020 dimulai pada 26 Agustus 2019. Periode perkuliahan semester gasal ini dijadwalkan 26 Agustus 2019 – 13 Desember 2019.

  1. Pertanian STT Diakonos Banyumas

Salah satu bentuk upaya yang dilakukan STT Diakonos Banyumas dalam memperlengkapi mahasiswa adalah dengan mengajarkan pertanian. Kegiatan interpreuner ini seyogyanya dapat melengkapi mahasiswa, yang sedianya melayani di daerah-daerah di Indonesia yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani. Dengan pembekalan skill pertanian ini diharapkan mahasiswa dapat mengembangkan pertanian dimana mahasiswa tersebut melayani. Ilmu pertanian tersebut diharapkan juga dapat digunakan sebagai penopang pelayanan mahasiswa dimana mahasiswa tersebut melayani.

  1. Penempatan Pelayanan Mahasiswa Weekend 2019.

Pelayanan mahasiswa weekend adalah bentuk pelayanan yang dilakukan STT Diakonos Banyumas kepada gereja-gereja sekitar. Mahasiswa-mahasiswi yang di tempatkan ke mitra gereja STTD di tahun 2019 adalah mahasiswa-mahasiswi semester III. Sebelumnya, mereka telah diperlengkapi dengan berbagai hal yang diperlukan untuk melayani. Adapun pembinaan yang telah dilakukan antara lain: pembinaan karakter dan etika dalam melayani, pelatihan worship leader, pelatihan musik, dan kreativitas yang sedianya bisa digunakan di dalam pelayanan. Mahasiswa-mahasiswi STT Diakonos semester III ini ditempatkan di gereja-gereja sebagai berikut: Gereja Baptis Indonesia Kaliori, Gereja Baptis Indonesia karangrau, GPDI Ajibarang, GBI Sumpiuh, GBI Gombong; GSJA Kroya, dan GPDI Karang Nanas.

  1. Program Membaca Alkitab Kejadian-Wahyu

Sesuai dengan visi STT Diakonos yang ingin menghasilkan lulusan yang berkarakter Kristen, berteologi alkitabiah, dan profesional dalam melayani. Maka, salah satu upaya yang dilakukan STT Diakonos adalah melanjutkan program membaca Alkitab Kejadian-Wahyu kepada mahasiswa-mahasiswi STT Diakonos. Program ini mewajibkan mahasiswa-mahasiswi STT Diakonos membaca 5 pasal setiap harinya.

  1. Pelayanan Lapas Banyumas

Bentuk pelayanan STT Diakonos kepada masyarakat salah satunya adalah pelayanan lembaga permasyarakatan (lapas) Banyumas. Pelayanan yang dimulai pada Senin, 22 Juli 2019 berlanjut secara rutin dua minggu sekali setiap hari Senin. Pelayanan ini dilayani oleh dosen-dosen STT Diakonos Banyumas, serta melibatkan mahasiswa. Tujuannya adalah agar mahasiswa mendapatkan pengalaman baru, dan mengajarkan suatu bentuk pelayanan sosial yang dilakukan STT Diakonos.

Adapun bentuk acara yang dilaksanakan dalam pelayanan lapas antara lain ibadah dan sharing. Jumlah peserta yang dilayani dalam pelayanan lapas STT Diakonos adalah 6 orang.

Mohon Bantuan Doa

Hal-hal yang perlu didoakan.

  1. Doakan persiapan akreditasi BAN PT Prodi Teologi STT Diakonos Banyumas.
  2. Doakan pelayanan pujian Mahasiswa STT Diakonos di gereja Bandung pada 7-8 September 2019.
  3. Doakan Retreat Guru PAK (STTD Penyelenggara) di Baturaden 21-26 September 2019.
  4. Doakan rencana kunjungan Sjouke Van der Maulen (Pikulan Belanda) ke STT Diakonos pada 21-26 September 2019.
  5. Doakan rencana pelantikan Ketua dan Dies Natalis ke 17 tahun STT Diakonos Banyumas pada 21 Oktober 2019.
  6. Doakan rencana Mission Trip STT Diakonos ke NTT pada tahun 2020.

Apabila saudara ingin membantu untuk perkembangan STT Diakonos dapat menghubungi kontak kami yang tertera pada website atau datang langsung pada alamat yang sudah tercantum. Bagikan dan sebarkan agar lebih dikenal dan bermanfaat kepada orang lain. Tuhan Yesus memberkati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *